Perubahan Menyenangkan di Pameran “Ini Kita”

 In Ulasan

Tak terasa sudah hampir enam tahun saya menghabiskan masa studi di kampus Interstudi. Saat masa-masa akhir tiba di mana sudah tidak ada lagi mata kuliah dan tujuan datang ke kampus hanya sekadar mengurus kelulusan, ingatan-ingatan ketika pertama kali masuk ke dunia per-kampus-an kerap menghantui. Ingatan-ingatan ini membuat saya semakin tidak ingin meninggalkan dunia kampus. “Mending kuliah daripada harus sibuk yang lain,” kata-kata ini selalu saja muncul.

Beberapa bulan lalu salah seorang teman satu tongkrongan mengontak saya. Ia meminta izin untuk membuat sebuah pameran di kantin kampus Interstudi, atau yang biasa disebut Gank Kantin. Gank Kantin merupakan akronim dari “Galeri Anak Kampus Interstudi” yang menyulap kantin kampus yang sempit menjadi sebuah galeri alternatif yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan menyenangkan seperti pameran.Tanpa banyak kisah, semuanya saya setujui dengan syarat harus adik kelas yang mengurusnya dan pamerannya harus jauh lebih berkembang dari sebelumnya.

Tak ada yang tak dramatis saat mengorganisir sebuah pameran. Kendala seperti birokrasi kampus yang berbelit, pola pikir anak-anak kampus yang konservatif, dan teknis pameran yang kurang, selalu saja hadir. Rapat-rapat yang terkadang tidak menghasilkan apapun pada akhirnya menelurkan sebuah tajuk, yaitu “Ini Kita”, sebuah frasa yang digagas oleh para penyelenggara untuk menyampaikan pandangan tentang apa yang mereka lihat di sekitarnya, dan mengangkatnya ke sebuah pameran.

Pameran yang berlangsung hanya dua hari, tepatnya 14-15 November lalu, sangat dimanfaatkan oleh teman-teman untuk membuat aktivitas yang lebih luas, seperti mengundang narasumber dari luar kampus, dan tentunya program senang-senang selepas pameran. Karya-karya yang dipajang meliputi poster kolase, wheatpaste, fotografi, video, dan karya tulis. Perkembangan yang terlihat adalah banyaknya karya video dan karya tulis yang selama ini jarang dilakukan di pameran sebelumnya. Menurut saya, karya yang dipamerkan sangat berkembang secara konsep dan ide. Pemajangan karya pun cukup membaik. Satu hal yang menyenangkan adalah akhirnya ada salah satu pameris yang membawa televisinya sendiri untuk menayangkan karya videonya, inisiatif atau semangat ini jarang terlihat selama enam saya tahun kuliah.

Saya selalu bangga ketika banyak teman, apalagi adik kelas, yang bersedia melanjutkan tongkat estafet Gank Kantin. Semoga ke depannya banyak kegiatan yang mengasah kreativitas di luar masa studi yang membosankan. Tentunya masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara perlahan. Tapi yang jelas, saya bisa “pensiun” dari kolektif ini dengan rasa bangga. Cheers!

Recent Posts

Leave a Comment

Kontak Kami

Segera dibalas ya...

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

X