TARKAM A.K.A.P: Surabaya

 In Catatan

Pada 24-25 Mei 2017, Komplotan Jakarta 32° C bersama Siasat Partikelir menyelenggarakan TARKAM A.K.A.P (Tarung Kampus Antar Kota Antar Provinsi) di 13 kota se-Indonesia: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Lampung, Pekanbaru, Medan, Padang, Palembang, Makassar dan Samarinda. TARKAM A.K.A.P dibagi menjadi 3 sesi, yaitu diskusi di hari pertama, serta lokakarya dan TARKAM di hari kedua.  Acara ini dipandu oleh 13 seniman untuk masing-masing kota.

TARKAM A.K.A.P diharapkan dapat memetakan skena anak muda dan kesenian di kotanya masing-masing. Kami mewawancarai setiap seniman/pemateri di kota kunjungannya, berikut catatan pengalaman mereka.

Ajang berbagi cerita bersama The Popoh (kiri), Rabu (24/5).

TARKAM A.K.A.P Surabaya diadakan di Furore Coffee, Surabaya. Lokakarya ini dipandu oleh The Popoh dan diikuti oleh mahasiswa, pelaku seni, dan pekerja media. Lokakarya ini memanipulasi foto secara digital gedung-gedung perkotaan dengan mengaplikasikan mural dan graffiti yang dibuat oleh peserta. Seakan-akan, mural dan graffiti itu benar adanya, padahal hoax.

Salah satu peserta di lokakarya graffiti. Peserta menerapkan graffitinya di gedung-gedung kota, Kamis (25/5).

Secara tematis, peserta banyak mengangkat isu sosial media. Menarik, nyatanya, peserta dari Surabaya banyak memerhatikan situasi sosial di kota Jakarta melalui media sosial terkait isu seputar Gubernur DKI dan keagamaan yang belakangan ini marak terjadi. Maka dari itu, secara tematis, peserta lokakarya banyak mengangkat tema keberagaman. Di sesi diskusi, peserta banyak membincangkan kiat-kiat manajemen kolektif/komunitas seni di Jakarta.

 

Dokumentasi: Komplotan Jakarta 32° C

Recommended Posts

Leave a Comment

Kontak Kami

Segera dibalas ya...

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

X